Pilar Penting Dalam Parenting Ajarkan mana yang salah dan benar dengan komunikasi terbuka. Sampaikan alasan kita dan dengarkan pendapat mereka. Buat batasan dan aturan. Sikap dan perkataan yang penuh cinta. Hindari semua sikap yang abusive.
Tips mengatasi anak cengeng. Cengeng berarti gampang merengek yang berlebihan. Kalau nangis karena sakit itu bukan cengeng, jadi harus dibedakan mana yang pantas ditangisi, mana kebiasaan jelek untuk nangis. Ubah Pola Asuh Jangan takut berkata tidak. Ketegasan orang tua akan membantu anak lebih disi
Mengajari anak soal uang Bermain roleplay jual – beli. Sediakan celengan tabungan. Buat batasan belanja. Perkenalkan nilai mata uang. Perlihatkan proses bayar di kasir. Contohkan kebiasaan berbelanja.
Parenting Series Jangan label/juluki anak dengan julukan yang merendahkan dan menyakitkan karena akan membuatnya rendah diri. Ajak selalu anak untuk diskusi dan hargai pendapatnya sehingga anak akan percaya diri dan tidak malu berbicara didepan umum.
Parenting Series Bagaimana mendidik kejuaraan pada anak. Hindari melabeli anak. Komunikasi terbuka. Menjadi teladan. Mendongeng. Hargai kejujurannya.
Parenting Series Sering berkomentar negatif tentang dirinya sendiri. Gampang putus asa dan pesimis. Mudah meminta bantuan pada orang lain. Cenderung mudah menyerah. Takut mencoba hal-hal baru.
Parenting Series Orang tua sering merasa stress? Anak juga loh. Faktor penyebab anak menjadi stress adalah perilaku orang tuanya sendiri. Beberapa perilaku orang tua yang tidak disadari bisa menimbulkan tekanan pada anak, yang pada akhirnya mengakibatkan stress.
Parenting Series Masalah makan yang perlu diperhatikan Berkurangnya nafsu makan (Psikogenik Anoreksia). Hal ini disebabkan oleh faktor psikologis. Contohnya, anak tertekan atau stres karena ada aturan makan yang ketat. Makan anak lambat sekali (Dawling). Anak makan lambat bukan karena faktor bawaan,
Parenting Series Mendidik anak bukan hanya tanggung jawab para ibu atau aya saja, tetapi keduanya. Orang tua harus memiliki kata sepakat dalam mendidik anak-anaknya. Anak dapat dengan mudah menangkap rasa yang menyenangkan dan tidak menyenangkan bagi dirinya.
Stop memberi label untuk si kecil Seperti: “Anak ini memang pemalu, anak nakal, kamu gendut, anak cengeng, anak penakut”. Label membuat anak tertekan dan tidak percaya diri. Label membatasi anak bereksplorasi. Label menghambat pertumbuhan dan membatasi potensi diri si kecil. Label mempen










