Dyscalculia merupakan sebuah ketidakmampuan belajar menghitung yang dialami anak, kesulitan memahami matematika, dan konsep dasar aritmatika.

Anak-anak dengan dyscalculia biasanya mudah kehilangan fokus saat sedang berhitung. Mereka memiliki kemampuan berhitung yang berkembang lebih lambat ketimbang anak-anak biasa, bahkan untuk hal-hal yang mendasar sekalipun.

Anak-anak dengan dyscalculia sering kali “kehilangan jejak” saat berhitung. Mereka mungkin masih mengandalkan jari-jarinya di saat anak-anak lain seusianya sudah tak lagi melakukannya. Mereka juga mungkin tidak mampu secara tepat mengenali dan menyebutkan jumlah dalam objek dalam suatu kelompok kecil (sebuah kemampuan yang dinamakan subitizing), misalnya mampu melihat angka 5 dan 3 pada dadu saat dilempar tanpa menghitungnya.

Jangan langsung patah semangat ketika Anda menemukan bahwa kesulitan dalam matematika yang dialami anak adalah karena kondisi dyscalculia. Dengan metode khusus, dikombinasikan dengan kreativitas pembelajaran yang selalu aktif dan kesabaran penuh, diharapkan perkembangan anak akan optimal seperti anak-anak lainnya.

Infografis gejala dan solusi diskalkulia

Artikel mengenai gangguan belajar lainnya dapat dibaca di LINK INI

Leave Your Reply