Usia 3 tahun

  • Kecenderungan ingin bereksperimen dengan kemandirian dan kemungkinan dapat menyebabkan tantrum.
  • Kecenderungan ingin mengontrol dan kemungkinan dapat menyebabkan tantrum.
  • Kecenderungan menjadi frustasi ketika kecewa dan kemungkinan dapat menyebabkan tantrum.
  • Kecenderungan tantrum meningkat.
  • Kecenderungan cepat berubah keinginan dari ingin menjadi mandiri (‘Aku bisa sendiri’) dan ingin diperlakukan seperti anak kecil (‘gendong’ atau ‘kamu yang kerjain’)
  • Kecenderungan dengan mengatakan kata ‘tidak’ walaupun sebenarnya hatinya mengiyakan.
  • Kemungkinan terjadi gagap ketika bicara.
  • Kecenderungan untuk mengendalikan sekitarnya dengan merencanakan aktivitasnya, melakukan segala sesuatunya sendiri, mencoba benda-benda yang menantang.
  • Dapat terus memanggil orang tuanya ketika mereka ingin tidur.
  • Kecenderungan merasa takut tiba-tiba.
  • Kecenderungan merasa bingung dengan kenyataan dan khalayan, sehingga ada kemungkinan mempunyai satu atau beberapa teman imajiner.
  • Masih belum mengerti arti berbagi dan sering berkata : ‘punyaku’
  • Kecenderungan menunjukkan kecemburuan ketika orang tua memberikan perhatian terhadap anak yang lain.

Dukungan yang mereka perlukan.

  • Tulislah untuk diri kita sendiri, “Ini tidak akan terjadi selamanya”. Kemudian tempelkan di kaca di tempat kita akan melihatnya setiap hari.
  • Beritahu mereka ketika melakukan sesuatu dengan baik. Mereka ingin apakah kita gembira terhadap mereka dan apakah yang mereka lakukan itu bagus.
  • Bersikap lembut ketika mereka salah. Anak kita ingin melakukan segalanya dengan benar tetapi mereka harus melewati proses. Jangan terlalu keras bersikap terhadap kesalahan mereka karena mereka masih berusaha untuk memahami proses tersebut. Anggap kesalahan sebagai kesempatan untuk mengajarkan hal yang bernilai bagi mereka.
  • Jangan membuat terlalu banyak peraturan dan konsisten dengan peraturan yang sudah ada. Terlalu banyak peraturan dan konsekuensi akan membingungkan mereka dan akan membentuk mental yang tidak baik. Tidak perlu khawatir bila mereka masih terus berusaha dan belajar.
  • Gunakan kata ‘tidak’ dengan lembut namun jelas. Kita ingin mendorong keingintahuan mereka terhadap dunia dan bimbing mereka namun jangan menghentikan inisiatif mereka. Jangan berikan alasan terlalu banyak yang di kemudian hari dapat mereka gunakan sebagai alasan terhadap kita.
  • Berikan mereka kebebasan dan ruang bermain dan mendukung keingintahuan mereka dengan permainan fisik dan imajinatif. Dukung usaha mereka untuk memulai permainan sehingga mereka dapat merasakan kapasitas diri mereka dalam mempengaruhi lingkungan mereka.
  • Mendorong mereka untuk mengambil keputusan tetapi dengan batasan pilihan, misalnya : kamu mau pakai baju warna merah atau kuning hari ini? Apakah kamu lebih suka apel atau alpukat untuk dimakan?
  • Jangan merasa bersalah untuk mencari waktu bagi diri sendiri agar dapat me-recharge diri sendiri.
  • Berikan ritual khusus sebelum tidur. Menidurkan anak dapat melelahkan bagi siapapun.  Buatlah ritual yang menyenangkan bagi orang tua dan anak, membaca cerita, mengeloni, menyemprotkan ruangan dengan wewangian yang menyenangkan, kecupan, kata sayang kepada anak dan masih banyak lagi.

Usia 4 tahun

  • Memulai proses menjadi kristis dan akan menggambarkan/mendefinisikan dunia dengan istilah yang sederhana. Barang dan orang akan menjadi benar atau salah, baik atau buruk, bagus atau tidak bagus.
  • Mereka mulai menyadari kekuatan kata-kata mereka dan kadang-kadang menggunakan untuk mengontrol orang agar mereka mendapatkan apapun yang ingin mereka dapatkan. Terkadang mereka mengalami kekalahan sehingga mereka sering menggantikan kata-kata mereka dengan tindakan memukul, mendorong, merebut atau tindakan non verbal seperti menaikkan nada bicara, reaksi wajah, reaksi badan.
  • Kecenderungan menjadi kompetitif.
  • Kecenderungan masih tidak dapat membedakan kenyataan dan imajinasi dan memungkinkan mereka menjadi berbohong, melebih-lebihkan cerita atau memiliki teman imajiner.
  • Masih membangun cinta diri dan bereksperimen dengan kemandirian jadi ada kecenderungan menjadi keras kepala, pembangkang, dan bossy.
  • Akan melakukan segala cara untuk menghindari waktu disuruh tidur.
  • Kecenderungan dapat memiliki mimpi buruk.
  • Kecenderungan membentuk ketakutan terhadap gelap atau menjadi cemas ketika terpisah dari orang tua dan pengasuhnya.
  • Kecenderungan untuk mulai menikmati permainan dengan anak lain.
  • Kencenderungan menguji batasan kesabaran kita terhadap mereka namun masih tetap akan menyenangkan dan membantu kita ketika mereka mampu.

Dukungan yang mereka perlukan

  • Ketika kita membuat peraturan beritahukan alasan mengapa peraturan itu penting. Mereka masih penasaran dan membangun pikiran mereka tentang bagaimana dunia itu bekerja.  Hal tersebut bukan berarti mereka akan segera mengerti langsung.
  • Tetap membuat permintaan yang sederhana.
  • Mereka berusaha untuk membuat kita gembira. Biarkan mereka tahu bila kita senang ketika mereka membuat tindakan yang benar.
  • Jangan beragumentasi dengan anak usia 4 tahun. Mereka akan mengeluarkan segala upaya untuk berkomentar dan bila mereka tidak memiliki kata-kata lagi mereka akan tetap bertanya : mengapa.
  • Ketika mereka melakukan tindakan yang tidak menyenangkan, bertanyalah apa yang terjadi tetapi jangan bertanya : mengapa mereka melakukan itu. Bertanya “Kenapa kamu melakukan ini?” hanya mendorong mereka untuk berbohong karena batas imajinasi dan kenyataan pada usia 4 tahun masih sangat-sangat tak berbentuk.
  • Ketika mereka melakukan kesalahan, terapkan konsekuensi yang lembut tetapi jelaskan mengapa tindakan tersebut salah dan kita tahu mereka dapat melakukannya dengan lebih baik di kemudian hari. Mereka perlu tahu bila kita percaya kepada mereka dan mereka pun akan melakukan hal yang sama dengan tindakan kita.
  • Bila kita tidak menyepelekan peraturan maka anak-anakpun akan demikian menganggap peraturan tidak selalu penting.
  • Dukung kebebasan mereka tapi ingat mereka masih muda, tetap perlakukan mereka seperti anak kecil ketika mereka lelah.
  • Beri mereka banyak kecupan dan pelukan, walaupun mereka kita katakan ‘sudah besar’

 

Leave Your Reply